This is Our Story

Selasa, 01 Oktober 2013

JUMP..JUMP..JUMP

hari ini genta nunjukkin keahlian baru yaitu loncat...lucu banget liat dia baru bisa loncat, antara gerak kepala badan kaki semua goyang-goyang..besok sudah bisa apa lagi ya nak?

Selasa, 17 September 2013

Gentala first Trip


Hai semua, nama saya gentala..saya sangat suka jalan-jalan, atau lebih tepatnya nemenin mama dan papa jalan-jalan :)

foto ini diambil di saingapore, pas umur genta baru 3 bulan, hehehehe ada yang mengganggap saya dan suami kejam karena anak baru 3 bulan udah dibawa kesana sini, tapi menurut kami gak koq dan kami juga liat kondisi anak kami apakah seneng, sedih, gak nyaman dan sebagainya.

perjalanan kami ke singapore naik salah satu penerbangan yang sekarang sudah tutup..alhamdulillah aman-aman saja, sepanjang perjalanan genta ku susuin dan setelah merasa kenyang genta tidur sampai di tujuan. legaa banget rasanya semua lancar.

selama di singapore kami menginap di ABC Hostel, ya hostel karena dengan dana yang ada kami mau memaksimalkan acara jalan-jalanya jadi menginapnya di hostel saja. yang penting tempatnya bersih dan aman. alamat ABC hostel di jalan kubor, lokasinya sangat dekat ke MRT dan halte bus. Pemiliknya sangat ramah dan punya banyak tiket diskon ke tempat2 wisata.

disana kami sempat ke universal, cuma gak masuk karena saya dan suami sudah pernah dan untuk genta juga belum bisa menikmati wahana-wahana yang ada jadi cukup foto di depannya aja :)

Universal Studio


Yap lagi-lagi di foto ada adikku, tantenya gentala..kemana-mana dy selalu ikut lumayan ada yang bisa gantiin untuk gendong dan bawa stroller..hehehe. selama di singapore gak ada masalah dalam membawa stroller karena disemua stasiun MRT mudah ditemukan lift, gak kaya di Hongkong yang agak sulit menemukan jalur MTR yang ada liftnya.


"Anak Masih Kecil = Pending Liburan"

Kemarin habis ngobrol-ngobrol sama beberapa sepupu masalah liburan keluarga, banyak yang bilang ahh anak-anak masih pada kecil pending dulu deh liburan sampai mereka gedean, alasannya beragam ada yang "repot harus gendong", " repot bawa stroller", "ribet ngurus makannya", "ribet gak bisa belanja tenang"....daaannn beberapa alasan lainnya.

Kebetulan aku dan suami bukan type yang begitu, kita tiap tahun ada jatah dana untuk liburan, tidak masalah anak masih kecil, tidak masalah repot bawa stroller, tidak masalah makan harus lebih pilih-pilih dan terartur, toh semua masih dalam tahap bisa ditannggulangi :) cuma ya itu itinerary yang dibikin sedemikian rupa supaya bisa menyenangkan semua pihak. Ada alasan mendasar kenapa kami tidak menunda liburan sampai anak gede karena kami berdua pas masih kecil sering banget denger orang tua kami bilang "nanti kalo kamu udah gede baru kita jalan-jalan ke luar negri ya", "uang jalan2 kita tabung ya jadi pas kamu gede kita bisa puas jalan-jalan". yang terjadi sama saya, mama kandung saya meninggal saat saya masih SMA dan kebetulan belum sempat tabungan jalan-jalan kepake yang ada mama sudah dipanggil. dan yang terjadi sama suami, ortunya berpisah dan banyak masalah ini itu yang sampai sekarang janji itu pun tidak bisa terpenuhi.

Semua itu memang sudah jalannya ya balik lagi kita berencana Allah yang menentukan. Ada kah yang mengalami kejadian serupa? apakah sebaiknya acara jalan-jalan keluarga ditunda sampai anak gede atau kapan saat yang tepat untuk jalan-jalan?

Jumat, 19 Juli 2013

hong kong DISNEY LAND bersama BAYI

Semenjak kecil saya selalu memimpikan untuk pergi ke DISNEY LAND, berhubung tabungan sudah mencukupi berangkatlah saya bersama suami, bayi, adik dan calon adik ipar. ke sana bulan november jadi disana suasana natal kental banget. salah satu lokasi yang saya sangat suka adalah toy story land..disana semua mainannya terlihat besar, kita berasa jadi miniatur mainanya :)

 foto bersama Rex toy story

Oia kalau ada rencana ke HK sekitar Oktober-Desember wajib bawa payung dan kalau bawa bayi jangan lupa bawa plastik penutup stroller seperti yang tampak pada foto saya di atas. Sebenarnya agak sedih karena sampai Disney disambut dengan gerimis...tapi untung tidak lama, karena setelah itu cerah sampai malam penutupan kembang api.

Di sana ada tempat nursing room, tapi cuma satu dan itu lokasinya di depan deket pintu masuk. jadi para ibu sebaiknya disiplin dalam mengatur kapan kita harus ke nursing room untuk menyusui. Pas ke sini bayiku baru berusia 9 bulan dan masih menyusui dan makan setiap 3 jam, jadi 3 jam sekali sudah diatur untuk ke nursing room. setiap ke nursing room walau popok belum penuh juga diganti.


stand jualan

harga souvenir di Disney HK menurutku masih dalam kategori wajar ya, tidak mahal banget seperti di universal studio singapore. mungkin karena nilai tukar rupiah ke HKD gak sejauh Rp ke SGD. yang suka belanja dan pecinta disney harus hati-hati karena bisa dipastikan belanja di toko souvenirnya.


dengan ELF

 Lion King

nunggu kembang api

Perjalanan ke Disney HK sudah hampir setahun yang lalu, tapi begitu nulis ini dan melihat foto-foto langsung teringat suasana disana, wangi popcorn dan kue-kue nya. aahhhh kangen banget untuk balik ke Disney lagi.

Minggu, 14 Juli 2013

Hidup Pas-pasan ala Keluarga Wicaksono

Kata alm. Mama saya dulu paling enak hidup pas-pasan, pas mau belanja bulanan ada uang, pas mau bayar sekolah ada uang, pas mau jalan-jalan ada uang...hehehe ini salah satu gurauan yang saya ingat dari alm. mama saya. Gurauan ini selalu diselingi setiap saat mama mulai memperkenalkan bagaimana cara mengatur uang. saya sudah mulai mengatur keuangan sendiri mulai kelas 3 (tiga) sekolah dasar.

Awalnya adalah mengatur uang jajan yang saya dapat setiap awal bulan, cukup tidak cukup pokoknya harus cukup dan tidak akan ditambah sampai awal bulan berikutnya...sedih banget deh kalo inget, dan yang paling penting setiap pengeluaran harus dicatat. Fungsinya adalah agar kita tahu apa saja yang sudah kita keluarkan selama sebulan dan berapa banyak yang kita keluarkan untuk hal-hal yang sebenarnya kurang berguna jadi bulan berikutnya kalau mau keluar uang kita jadi berpikir dua kali apakah ini hanya sekedar keinginan atau kebutuhan. Dan satu lagi ajaran Mama saya adalah membeli emas ntah itu perhiasan ataupun LM, beliau bilang emas itu ada dua fungsi untuk wanita, satu untuk berhias diri satu lagi untuk nyimpen uang. Yah dulu pengetahuannya baru sebatas ini.

Kebiasaan atur mengatur berlanjut sampai sekarang, dan ternyata dari catat mencatat pengeluaran saya jadi tahu apa yang sebenarnya harus..wajib..kudu dikeluarkan perbulan dan apa yang sebenernya hanya luapan emosi dan gelap mata...tapi khilaf ngeliat tanda SALE kadang masih terjadi dengan saya :)

Setelah masuk kuliah mulai saya diperkenalkan dengan Credit Card (CC) satu kartu yang bermuka dua, bisa mempermudah dan memberikan berbagai benefit (diskon belanja dll) dan mencekik kita apabila kita tidak disiplin dalam mengatur pemakaiannya. Saat ini saya memiliki berbagai CC yang bekerjasama dengan supermarket. Ini mempermudah saya dalam belanja bulanan, ketika ada discount khusus produk dengan expired lama biasanya saya nyetok :)

Untuk kebutuhan wisata keluarga suami saya pak wicaksono punya kiat khusus yaitu merencanakan tujuan wisata di akhir tahun jadi kita sudah punya tujuan kemana tahun berikutnya akan jalan-jalan, berapa budget yang dibutuhkan, dimana penginapannya, maskapai/transportasi apa yang digunakan.

Karena kita manusia yang tidak terlepas dari sakit dan bahaya kita juga punya asuransi, menurutku ini persiapan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk sementara premi perbulan masih belum besar namun bisa dibilang cukup, yang penting kalau pas sakit pas ada uang untuk berobat.

Last but not least meskipun anak kita baru 1,5 tahun, tetapi kita udah mulai mencari masukkan mengenai TK dan SD yang bagus dan sesuai untuk anak kita. Bukan hanya masalah metode tetapi juga anggaran yang harus disiapkan nantinya. Jadi diharapkan pas waktunya anak kita masuk sekolah pas ada uangnya.

Ternyata banyak ya tugas kita dalam mengatur keuangan rumah, yah mudah-mudahan dengan pengetahuan yang kita miliki kita tetap bisa survive dalam mengatur keuangan dan semoga akan terus menjadi lebih baik. Untuk kedepannya kita lebih lihai dan ahli mengatur keuangan yuk kita sama-sama baca http://www.liveolive.com/  .

Seperti kata alm. Mama saya, dalam mengatur keuangan yang penting pas-pasan :)

 

Sabtu, 13 Juli 2013

The Peak - Hong Kong


Jalan-jalan adalah hobi keluarga kami. dari awal pacaran pun kami (saya dan suami) kerjaaannya berpetualan kesana sini, tapi dulu sebelum menikah ya bepertualangnya yang deket-deket dan masih dalam negeri saja. hehe setelah menikah kami bebas menentukan tujuan wisata dan yang paling penting BUDGET. biasanya dari jauh-jauh hari kita sudah menentukan kemana kita akan pergi, dan tugas suami adalah mencari tiket promo...hehehe pasti banyak yah yang punya trik yang sama. dan satu lagi penginapan murah.

Penginapan menurutku salah satu hal yang paling penting. tidak perlu yang mewah asalkan sesuai budget, bersih dan aman sudah cukup untuk kita. waktu pertama kali kita ke HK, kita menginap di Lily garden hostel (review belakangan yah).

wisata HK di bulan november itu dingiiiinnnnnnn, kalau disini kaya udara puncak pas subuh-subuh. salah satu tujuan wisata di HK itu The Peak, tiket the peak sudah dibeli dari JKT beli online untuk mempercepat proses masuk, sampe sana gak perlu lagi antri tiket karena antrian cukup panjang. di the peak kita naik ke puncak paling tinggi, dan udaranya sangat super dingin sekali, untung sudah mempersiapkan pakaian tebal. namun karena gak terbiasa dengan udara yang sangat super dingin akhirnya cuma bertahan 15 menit saja untuk foto-foto dan langsung turun.

Senin, 27 Mei 2013

Katanya Ibu Rumah Tangga = Tidak Bekerja, Yakin?

Sebenarnya tanpa sadar disekeliling kita pasti banyak yang bertanya, sekarang kerjanya apa? kalau kita jawab saya full time mother alias Ibu rumah tangga, semua pasti akan bilang "oh gak kerja, jadi dirumah aja ya.." hmmm pasti banyak ya yang mendengar dan berpikiran seperti itu. tapi tanpa kita sadari jadi ibu rumah tangga itu adalah pekerjaan seumur hidup, tanpa libur. mengurus suami dan anak dari mulai buka mata sampai merem itu gak gampang. apalagi ditambah tanpa ada asisten rumah tangga seperti yang saya jalani, ribet iya, cape sangat, bahagia?PASTINYA! hehehe.

kadang masih keinget jaman masih jadi corporate slave alias karyawan, makan siang bareng temen-temen, hunting barang setelah gajian, gossip seru setiap hari, setelah melahirkan saya pilih stop bekerja dan menjadi ibu rumah tangga karena gak sanggup ninggalin genta sendiri dirumah. dari semua perasaan campur aduk, haru biru, segala macem emosi dan rasa letih yang amat sangat setiap liat genta senyum, ketawa, joget-joget, bercanda semua itu hilang. mama yakin bahwa ini adalah pilihan terbaik, mengurus mu dan menjaga mu setiap hari adalah pekerjaan yang paling mama impikan dan banggakan.

Perlahan namun pasti akhirnya saya bisa menyesuaikan dan mengatur ritme menjadi Ibu Rumah Tangga dan akhirnya mulai ikut menjalankan usaha bersama suami. well tapi tetap ya,bagi sebagian besar keluarga saya dan beberapa orang yang saya kenal memiliki usaha sendiri tetap saja dibilang "oh gak kerja" aneh tapi nyata. balik lagi ke pernyataan di atas jadi apakah Ibu Rumah Tangga dengan segala urusannya dirumah = tidak memiliki pekerjaan? saya rasa tidak. ada sebuah pernyataan bagus yang pernah saya baca


"Do I work? Yes, I am a Mom! That makes me an alarm clock, cook, maid, a doctor, fashion adviser, waitress, teacher, nanny, nurse, handyman, security officer, photographer, counselor, chauffeur, a lifelong student, an event planner, a personal assistant, an ATM, & a comforter. I don’t get holidays, sick pay or day’s off. I work through the DAY & NIGHT. I am on call every hour for the rest of my life. Post if you’re proud mom!" -anonymouse-


Ternyata banyak yah pekerjaan Ibu Rumah Tangga :)
tidak lupa saya ucapkan salut dari saya bagi perempuan yang bisa tetap bekerja diluar rumah sambil mengurus rumah tangga.